Murid Tantang Berkelahi Kepala Sekolah

Sumber : google.com

 

Dalam Proses Belajar mengajar, dikelas guru terkadang mengalami hambatan dan tantangan dari siswa yang bertingkah laku yang kurang terdidik. karena sebelum proses belajar mengajar di lakukan, guru terlebih dahulu harus menertibkan siswa, serta mempersiapkan siswa untuk belajar. dalam hal ini guru berhadapan dengan berbagai latar belakang siswa. tindakan tegas sangat diperlukan dari seorang guru terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan siswa, baik pelanggaran displin maupun tingkah laku. Bersikap tegas terhadap siswa Nakal Dalam mengajari anak kita harus tegas dan disiplin. Jangan terlalu keras dan lunak. Kalau mereka dibiarkan begitu saja bertindak seenaknya maka kita sebagai guru akan disepelekan. Untuk itu hal-hal yang harus dilakukan guru adalah :

Jangan pilih kasih terhadap murid kalau salah harus diberi sanksi melihat kesalahan.
Tidak boleh main pukul karena ini akan mendidik anak untuk bertindak keras dan tidak baik untuk perkembangan anak.
Sanksi yang diberikan anak salah harus sesuai dan jangan memberatkan juga mendidik.
Bila nakal atau ramai di kelas harus cepat diberitahukan atau ditenangkan jangan dibiarkan.
Anak yang tidak mengerjakan pr jangan dibiarkan saja harus diberikan sanksi tapi jangan memberatkan.
Guru harus evaluasi diri dan harus jujur dengan siswa.
Jangan memberikan pelajaran yang membuat anak bisa terpengaruh dengan jelek.

Harus disesuaikan dengan apa yang dihadapi dan sesuai dengan umurnya.
Semua yang ada di atas itu adalah suatu hal yang perlu diperhatikan guru. Sebenarnya banyak sekali harus diperhatikan. Tetapi semua itu perlu mengerti dan memahami bahwa guru itu harus mendidik siswanya. Jangan dibiarkan siswa itu sendirian. Harus ada perhatian walau itu tidak banyak. Setiap mengajar anak harus diperhatikan apa yang akan disampaikan. Jangan menyampaikan hal-hal yang jelek. Nanti bisa membawa pengaruh jelek terhadap perkembangan siswanya. Beri nasehat yang memberikan motivasi belajarnya. Karena motivasi itu penting untuk menumbuh kembangkan hidupnya dalam mencapai cita-cita. Dalam hal memberikan sanksi harus tegas dan tepat. Jangan sembarangan memberikan sanksi pada anak yang sebenarnya tidak perlu.

Pendidikan itu tidak musti diberikan sanksi bila salah. Kalau memang siswa keterlaluan kekerasan itu juga perlu tetapi jangan sampai menyakiti sampai masuk rumah sakit. Janganlah guru itu menjadi momok dan menakutkan siswa. Harus seperti malaikat selalu menolong mereka dalam memahami pelajaran yang diajarkan. Terutama pelajaran yang sulit. Tak ada yang enak dalam hidup ini kecuali menjadi apa yang diinginkan sejak kecil. Maka keinginan hidup anak jangan dimatikan harus dihidupkan dengan memberikan motivasi diri anak. Maka sebagai guru yang baik itu adalah selalu memberikan :

Contoh atau tauladan sebagai anak yang baik bagaimana.
Jangan selalu mencerca atau mengolok harus memberikan motivasi yang baik.
Pendidikan yang positif dalam hidup anak.
Pelajaran yang sesuai diajarkan guru jangan menyembunyikan.
Nasehat tentang segala hal dimasukkan dalam pelajaran kalau itu perlu.
Jadi guru memang cukup memberikan gairah hidup karena bisa bercanda dengan siswa dengan banyolan dan tidak mengejek. Semua itu memang perlu kita sadari bahwa anak itu perlu kita. Maka kita lindungi dia dan perhatikan dia. Jangan dianak tirikan dan pilih kasih dalam memberikan pelajaran. harus semua sama kalau kita guru mengajar. Hidup guru Indonesia. Di tanganmu dunia ini bisa maju dan berkembang.

Mungkin berlawanan dengan kasus dibawah ini, bahwasanya seorang murid berani menantang seorang kepala sekolah,

Punya gairah, semangat dan berani itu hal yang baik untuk anak-anak muda, apalagi di dunia pendidikan. Tapi sayangnya di tengah harum nama pendidikan Tanah Air karena berbagai prestasi yang diraih, ada saja siswa yang mencoreng hal tersebut dengan kelakuannya. Seperti video viral yang beredar baru-baru ini, di mana seorang siswa yang menantang Kepala Sekolahnya untuk berkelahi.

Bisa jadi beberapa dari kalian ada yang berkata, ‘aduh, apa lagi sih nih?’. Yap, melalui akun Facebook yang bernama Eris Riswandi, ia membagikan sebuah video berdurasi 30 detik, di mana seorang siswa laki-laki sedang duduk sambil berbicara dengan seseorang. Awalnya seperti itu.

Tak lama kemudian, seorang pria berseragam PNS pun masuk dan siswa tadi langsung mengarahkan tangannya pada sosok yang diduga Kepala Sekolah. Setelah sempat terdengar lontaran ucapan kasar, siswa tadi malah melepas seragam dan menantang pria berseragam PNS itu. “Ayo di lapangan aja pak,” ucap siswa tadi.

Menurut keterangan Eris Riswandi dalam videonya, kejadian siswa yang menantang Kepala Sekolahnya itu terjadi di daerah Purbalingga. Sejak diunggah pada 3 Februari lalu, video tersebut menjadi viral dan sudah ditonton sebanyak 1,2 juta orang sampai hari ini.

“Demikianlah efek dari HAM, guru gak boleh jewer, dll. Jadi siswa ngelunjak, jadi guru sekarang hanya menyampaikan materi tanpa bisa menanamkan nilai-nilai budi pekerti dll. Karena saat siswa kelakukan seperti itu guru tak punya wewenang untuk menghukum dll. Nyubit dikit guru masuk penjara. Jadi kami saat ini tenaga pendidik serba salah,” komentar akun @Adi Al-Palembany.
Beberapa waktu lalu seorang guru SMAN 1 Torjun, Sampang, yang bernama Ahmad Budi Cahyono bahkan harus kehilangan nyawanya setelah dianiaya siswanya sendiri. Sekarang, seorang siswa pun muncul dengan sikapnya yang terbilang sangat berani untuk menantang berkelahi kepala sekolahnya.

Membuat banyak cerita di masa muda, terutama saat di sekolah, memang hal yang seru untuk dilakukan dan dikenang di masa nanti. Tapi seru juga bukan berarti harus membuat tindakan kurang ajar seperti ini. Bagaimana menurutmu?
Rasa geram masyarakat atas meninggalnya guru Ahmad Budi Cahyono, karena diduga dianiaya muridnya, belum sirna.

Namun tak berselang lama, justru muncul potret buram segelintir generasi zaman sekarang, yang membuat warganet marah.
Sebuah video berdurasi 30 detik beredar viral, memperlihatkan seorang murid laki-laki Sekolah Menengah Pertama (SMP), sedang menantang gurunya.

Video tersebut awalnya dibagikan oleh pengguna Facebook Eris Riswandi.

Ia menyebutkan, video itu berlokasi di daerah Banjarnegara.

“Murid nantang kepala sekolah berantem, katanya ‘ayo mau di mana?’ ckckck Indonesia krisis tata krama pada anak anak sekolah. Lokasi: Banjarnegara,” tulis Eris, Sabtu (3/2/2018).
Di video itu terlihat, seorang anak laki-laki awalnya duduk sambil berbicara dengan seseorang.

Lalu ketika pria berseragam PNS masuk, ia langsung mengacung-acungkan tangannya ke arah laki-laki tersebut, sambil berkata kasar.

Ia bahkan melepas kancing bajunya hingga bertelanjang dada, sambil mengatakan ingin menantang pria tersebut.

Saat berita ini ditulis, Minggu (4/2/2018), video itu telah dibagikan lebih dari 6.300 kali dan dikomentari sekitar 1.900 warganet.

Sejauh ini, TribunJogja.com masih mencoba mengkonfirmasi Eris.

Banyak warganet yang merasa geram dengan ulah bocah tersebut.

Haman Riatno: “Sekarang anak2 sekolah sdah tidak bisa dijewer, di gampar, ditendang, dll.. Kena dikit aja guru langsung dipidanakan.. Jdi klo ada anak yg nilainya tidak baik, akhlak tidak baik, dan tidak mau di didik, langsung kembalikan ke orang tuanya. Jngan diperam di skolah, malah jadi sampah.”

Agus Wahyudi: “Zaman old mah guru pegangannya klo ga komonceng ya penghapus…
murid nya bangor klo ga ditimpuk ya disabet..
maksudnya bukan untuk aniaya tpi untuk mendidik agar murid disiplin.
Lah coba zaman now, dah dikasih kelembutan malah muridnya songong!!”

Mak Uncu Pillyangs: “Ini karna mata pelajaran PMP dihapus…begini lah moral tu udah nggak ada…”

Zhen Jho: “Ini akibatnya yg dkit2 guru kena cekal, dikit2 dilaporin mblenyeek..
Klo saya yg jdi guru, udah sya tonjok tu anaknya, bapaknya g bs ngajarin sopan santu.
Saya dikeluarin pun siap, krn ngdidik murid itu g boleh takut.”

Link postingan: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10156103019277661&id=554637660

Sumber :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *