Tidak Usah Marah-marah Saat Dihina, Karena Kemarahanmu Hanya Akan Membuatmu Hina Dihadapan Allah

Sumber : google.com

Siapapun orangnya dan apapun pendidikannya, bila dihina dengan bahasa yang kurang pantas maka tentu dia akan tersinggung, dan masih untug bila hanya kesinggung, karena ada sebagian yang kebablasan emosi dan berujung amarah dan dendam. Na’udzubillah

Tapi, jika dipikir lebih dalam lagi dengan bijak, untuk apa marah-marah kepada orang yang memang tidak bisa bijak mengatur lisannya, karena semakin kamu marah maka artinya kamu sama dengannya, yaitu tidak bisa bijaksana.

Karena yang seharusnya kamu lakukan adalah tidak usah marah-marah saat ada yang menghina, cukup bersabar dan tenang, karena kemarahanmu hanya akan membuatmu hina dihadapan Allah.

Sabar, Mungkin Itulah Yang Harus Kamu Tanamkan Di Hati, Agar Hinaan Itu Tidak Membuatmu Membenci Lalu Marah
Sabar, mungkin itulah yang harusnya kamu tanamkan di hati, dan bila sulit untuk menanamkan rasa sabar itu maka belajarlah, karena dengan terus belajar pada akhirnya hati akan melunak dan akan mudah.

Lalu ketika kamu bertanya mengapa harus bersabar? karena dengan rasa sabar itu maka hatimu akan terlindung dengan rasa benci, yang kemungkinan besarnya akan membuatmu marah.

Jangan Anggap Serius Perkataan Hina Yang Keluar Dari Mulutnya, Jika Tidak Mau Hatimu Dirundung Rasa Sesal Yang Berujung Amarah
Lantas jangan pernah kamu menganggap serius perkataan hina yang keluar dari mulut orang yang menghinamu, jika tidak mau hatimu dirundung rasa sesal yang berujung amarah.

Karena semakin kamu pikirkan perkataan hinanya, maka akan semakin sesak hatimu, dan tentu bukan hal yang sulit untukmu membenci dan marah-marah.

Tidak Usah Kamu Anggap Penting Perkataan Buruknya, Agar Hatimu Tidak Bergejolak Dan Ingin Membalas Dengan Hal Yang Sama
Iya, tidak usah kamu anggap penting perkataan buruknya, karena semakin buruk keadaan hatimu bila kata-kata tidak pantas yang keluar dari lisannya dibiarkan masuk dalam pikiran dan hatimu.

Sebab pasti bergejolak hatimu, hingga perasaan ingin membalas dengan hal yang sama akan selalu menghantui, bila hatimu dibiarkan sakit dan amarah.

Cukup Tenangkan Hatimu Dengan Percaya Bahwa Allah Melihat Semuanya, Dan Pastinya Allah Tidak Akan Tinggal Diam Melihat Yang Menghinamu
Lalu apakah yang harus dilakukan agar hati tidak mudah gusar dengan amarah saat dihina?

Yaitu cukupkan hatimu untuk tetap tenang, dengan terus percaya bahwa Allah melihat semuanya dengan sempurna, dan pastinya Allah tidak akan tinggal diam melihat yang menghinamu.

Allah Akan Selalu Berada Dipihakmu, Dan Allah Akan Selalu Menambahkan Kebaikan Untukmu, Dikala Kamu Mampu Menundukkan Amarahmu
Bila kamu sabar dan pandai menahan hati untuk tidan amarah, maka pasti Allah akan selalu berada dipihakmu, dan Allah pula akan selalu menambahkan kebaikan untukmu.

Ingat, dikala kamu dihina dan semacamnya, maka posisimu saat itu sedang didzalimi, maka mintalah apapun yang baik-baik kepada Allah, karena sungguh doa orang yang teraniaya itu cepat terkabul.

Kita semua menginginkan kebahagiaan, dan siapa pun akan berjuang untuk mendapatkan kebahagiaannya. Namun, hidup memang tidak akan hanya berjalan pada titik aman dimana semua orang berbahagia, saling mengasihi, saling support, dan saling melengkapi. Kebahagiaan yang telah didapatkan seringkali terusik oleh hal-hal menyakitkan yang tak terduga. Terkadang sebaik-baiknya hal yang kita lakukan, selalu saja ada segelintir orang yang mencibir tak suka. selalu saja ada orang yang menemukan cara untuk menjatuhkaan kita.

Tak Ada Yang Sempurna di Kolong Langit Ini

Begitulah kehidupan kita. Tidak ada yang sempurna. Di masa silam yang telah kita lalui (masa lalu), kita pasti pernah melakukan kecerobohan dan kesalahan-kesalahan. Hal-hal seperti itu juga yang kerap kali dijadikan senjata oleh orang yang iri bahkan membenci kita untuk menyerang, menghina, dan merendahkan kita baik secara langsung maupun tidak langsung -melalui sosial media-. Jika kita lengah, maka kita akan terbawa oleh arus permainan yang mereka inginkan. Oleh karena itu, kita harus mampu mengendalikan diri kita untuk menghadapi mereka.

Inilah beberapa caranya…

1. Keep Calm

Siapa pun dia orangnya, ketika dirinya dihina atau direndahkan sudah pasti ia akan marah, kecewa bahkan malu. Ketika diperhadapkan pada situasi seperti ini, janganlah membiarkan amarah menguasai, tetapi kontrollah diri kita untuk tetap tenang. Karena jika kita dikuasai oleh amarah, maka tak jarang kita akan melakukan hal-hal ceroboh yang akan menyusahkan diri kita sendiri. Jika kita tidak merasa seperti apa yang orang katakan, tak perlu ambil pusing.

Dunia nggak bakalan runtuh hanya karena ada segelintir orang yang menghina dan merendahkanmu

Jika yang mereka katakan adalah bagian dari kesalahanmu di masa lalu, keep calm, baby! Semua orang pernah melakukan kesalahan, yang terpenting adalah melangkah memperbaiki diri. Kamu tidak hidup di masa lalumu. Just Enjoy Your Life!

2. Tak Perlu Menjelaskan Kebenarannya Kepada Mereka Yang Menghina Dan Merendahkanmu

Ketika kita dihina dan direndahkan, sering kali saat itu juga kita berusaha untuk menjelaskan kebenaran tentang diri kita kepada orang yang telah menghina dan merendahkan kita. Sesungguhnya ini adalah pekerjaan yang sia-sia. Sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya kita memberikan penjelasan, orang yang iri, memiliki pikiran negatif dan membenci kita, tidak akan pernah mempercayainya dan akan selalu menemukan alasan atau argumen untuk menjatuhkan kita.

Yang perlu kita sadari adalah, dunia luar mungkin akan terpengaruh dengan apa yang mereka katakan, tetapi orang-orang terdekat kita (keluarga, pacar, sahabat) tidak akan mempercayainya, karena mereka lebih mengenal dan mengetahui seperti apa diri kita sebenarnya.

3. Just Give Them Your Pretty Smile

Saat dihina dan direndahkan, kerap kali kita ingin untuk membalas dengan melakukan hal yang sama kepada mereka yang menghina dan merendahkan kita. Akan tetapi, hal yang sesungguhnya lebih baik untuk kita lakukan adalah tidak membalas perbuatan mereka. Why? Karena dengan membalas perbuatan mereka, tidak serta merta menjadikan kita pemenang. Justru ketika kita membalas hinaan dengan hinaan, kita terlihat tak ada bedanya dengan mereka. Biarkanlah mereka bertindak sesuka hati mereka. Ketika kita tidak mempedulikan apa yang mereka lakukan, maka mereka akan bosan dan berhenti dengan sendirinya.

Tak perlu membalas perbuatan mereka. Yang perlu kita lakukan adalah memberikan senyuman termanis kita.

Tersenyum saat dihina dan direndahkan akan memberikan satu pukulan telak bagi orang yang menghina dan merendahkan kita, serta menunjukan bahwa kita tak terpengaruh dengan apa yang mereka katakan dan lakukan.

4. Berterimakasihlah Kepada Mereka

Jangan ragu-ragu untuk berterima kasih.

Bukan hanya untuk hal-hal yang baik, tetapi juga untuk setiap hal buruk yang terjadi

Ucapkanlah terima kasih kepada mereka yang secara terang-terangan menghina dan merendahkanmu, karena dengan segala keberanian mereka telah menunjukan penilaian mereka terhadapmu, meskipun untuk hal yang tidak kamu anggap benar.

Ucapkanlah juga terima kasih karena akibat penghinaan yang mereka lakukan, membuatmu semakin tegar dan mendewasa, serta menjadi motivasi bagimu untuk lebih memperbaiki diri

5. Teruslah Berjuang Mengejar Kesuksesanmu

Biarkanlah dunia berkata apapun tentang dirimu. Hal penting yang harus kamu lakukan adalah tetap fokus dan berjuang mengejar kesuksesanmu, karena ketika kamu mencapai kesuksesanmu itu, maka setiap mulut yang pernah menghina atau merendahkanmu akan menutup dengan sendirinya dan akan berubah menjadi tepukan tangan.

Jangan biarkan hinaan dan cemoohan menghambat kesuksesanmu. Selain itu, jangan pernah menghina atau merendahkan orang lain.

“Setinggi apapun pendidikanmu, sebanyak apapun gelarmu, dan sepintar apapun kamu, tidak akan ada nilainya jika kamu memiliki kepribadian yang suka menghina dan merendahkan orang lain.”

Sumber :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *